Sabtu, 24 Desember 2011

-it's me, will be yours- (part#2) ^^

Assalamu’alaikum.. ^^

 

Annyeong haseyo chingudeul..

 Hehehe..

Udda lama kah tunggu #2 ini?? (pede tingkat wahid..:p)

Maaf ya, g ada maksud buat molor-molor_in,, tapi mang authornya lagi sibuk ama semester plus tugas sekolah,, (jiaahh curhat)

 

Back to point:

Meskipun di bilang amatir, tapi yaahh gini lah adanya,, hehee hanya ingin menyalurkan imajinasi yang udda numpuk di otak ((wuuhh sombong!!))

 

Ya ampun,, maaf maaf jadi kebanyakan ngoceh ya,, hehe mian mian,, baiklah ^^

semoga alurnya masih bisa di terima akal manusia.. -kkeke

 

-HAPPY READING-

 

Rian Pov

 

“ini yang namanya Dian?” Bisik tante pada ku

 

“iya tante, kenapa?”

 

“ngga, beda ya sama waktu kecil” jawab tante “cantik ^^ tambahnya

 

“aku hanya bisa senyum dengan jawaban dari tante itu. Mau ngomong apa lagi? Kalo aku bilang “iya tan, makin cantik” bisa dikira ada apa-apa aku.

 

“jadi, jeng dari stasiun langsung kesini? Apa gak cape?” tante Ann memulai pembicaraan.

 

“iya, Rian yang jemput. Gak juga ko jeng, saya sudah istirahat cukup tadi di kereta. Lagi pula besok mungkin akan sibuk, jadi saya sempatkan sekarang”

 

Sepertinya mereka akan lebih leluasa jika aku tinggalkan. Setelah izin untuk meninggalkan tempat, aku beranjak menyusul Dian yang sedari tadi tak kunjung keluar dari dapur.

 

Ku lihat Dian yang tampak sibuk menyiapkan minuman segar unukku. Hehe… iya, itu untukku.

 

“Lama banget! Gue keburu aus tau”

 

Menyadari kedatangan ku, Dian langsung balik badan dan kemudian kembali pada kesibukannya.

 

Ya Tuhan, ni anak bener-bener. Dari dulu gak pernah banyak bicara.

 

“Gue bantu bawa ya ^_^.” Tawarku setelah semuanya siap

 

“Dian mengangguk pelan. Tsk! Sariawan apa ya?

 

“Lo bawa kue nya aja, gak rela gue allo sampe ni minuman jatoh. Udah aus berat.”

 

“Isskh.” Dian hanya mendengus dan mencibir

 

“Lo bisu ya? Ya ampun!” Ku letakan tanganku di lehernya, takut-takut ada benda nyangkut di sana.

 

“Apa sih?” Ucapnya seraya menyingkirkan tanganku.

 

“Haha… ngomong kek dari tadi. Gue jadi serasa ngunjungi rumah hantu tau.”

Celetukan ku mendapat tatapan tajam darinya.

_ _ _

 

Acara kunjungan selesai. Tak disangka tante Restu masih inget sama Dian.

Karena kedatangan tante memang ingin menemaniku. Jadilah dia tinggal di rumah ku sekarang.

 

Suasana rumah saat pertama tante datang tadi seperti biasanya. Sepi. Mudah –mudahan setelah ini bisa ada sedikit warna.

 

Author POV

 

 Drrt... Drrt… Drrt…

Telepon masuk. Dian ^^. sudut bibir Rian terangkat melihat siapa yang menghubunginya.

 

“Ya, kenapa, yan?” Tanyanya langsung dengan berseri-seri.

 

“kebiasaan”

 

“Hehehe… Ada apa?”

 

“Besok anter gue ya?”

 

“kemana?”

 

“Nebus dosa.” (?)

 

“Hah?” tanya Rian heran

 

“Nanti juga tau. Pastiin gue gak harus dorong-dorong motor lo lagi.”

 

“Hahaha… Tenang aja. Ok deh.”

 

“Ya udah, Daah..”

 

Rian mengangkat sebelah alisnya mendapati sikap sahabatnya yang aneh.

_ _ _

 

“Wah, kenapa gak bilang mau ke toko buku? Lo mau nagih utang gue ya?” ujar Rian setelah sampai tempat tujuan.

 

“Iya, lo mesti nebus dosa gue ama Mita.”

 

“Apa? Kenapa ama gue?”

“Uda, ayo! Kata Mita bukunya limited edition, gue ga mau makin ngerasa bersalah ama dia.”

 

Mereka pun menelusuri rak-rak buku bagian Novel mencari buku pesanan Mita.

 

Disamping itu seoran gadis manis tampak terburu-buru mencari sesuatu, hingga gerakannya sangat cepat. Mondar-mandir mencari buku yang tampaknya sangan penting dan,….

 

BRUKK!!!

 

“Ahhk!” terdengar suara gadis yang meringis

 

“Oh… Maaf! Kamu ga apa-apa?” Rian mengulurkan tangannya pada gadis yang terduduk karena menabrak tubuhnya.

 

“Gadis itu tampak sibuk merapikan buku-bukunya yang terjatuh.

 

“Bisa baerdiri?” tanpa menerima uluran tangan Rian gadis itu berdiri

 

“Ah… Iya. Maaf ya saya buru-buru tadi” ucap gadis itu tanpa menoleh ke arah Rian.

 

“Ga masalah ko”

 

Sedetik kemudian gadis itu menoleh

 

“Ka Rian?” tanyanya setengah berteriak menyadari suarannya yang cukup keras, segera dia menutup mulutnya g\dengan tangannya yang bebas.

 

Rian hanya mengangkat sebelah alisnya.

 

“Em… aku adik kelas kaka” jawabnya seperti mengerti perubahan mimik wajah Rian.

 

“Ooo…” Rian membulatkan mulutnya dan mengangguk.

 

Tak henti sampai disitu, Dia masih tak mengerti dengan gadis yang sedari tadi tersenyum lebar seperti beremu idolanya yang telah lama tak menemui fansnya.

 

Tangan gadis itu terulur, senyum lebarnya masih tercetak di wajahnya.

 

Rian menyambutnya.

 

“Uti, itu namaku, ka” tangan gadis itu belum juga mau melepas tangan Rian yang setelah mengetahui namanya mencoba melepaskan tangan gadis yang bernama Uti itu.

 

“Uda ketemu, Ri?” suara seseorang menghentikan jabatan tangan mereka.

_ _ _

 

Dian POV

 

“Uda ketemu, Ri?”

 

Rian seperti kaget mendengar suaraku, tiba-tiba mereka melepaskan jabatan tangan masing-masing.

 

Siapa gadis itu?

 

Setelah tersenyum pada Rian, gadis itu pergi dengan wajah yang merona.

 

Rian menggaruk kepalanya yang aku rasa tidak terasa gatal sama sekali. “Ketangkap basah ya?” batin ku.

 

“Cari bukunya, Ri. Bukan cewe” tegasku saat dia didepanku.

 

“Siapa yang cari cewek, tadi gue…”

 

Aku melengos begitu saja sebelum Rian menyelesaikan kalimatnya.

 

Kebiasaan tebar pesona. Gak inget tujuan utama apa? Gerutu ku dalam hati.

 

Saat ini kami ada di café yang dijanjikan Mita. Selama menunggu kami hanya diam.

 

30 menit berlalu, Mita belum juga datang.

 

“Lo ada janji setelah ini?” tanya ku memecah keheningan. Rian tampak sedikit kaget menerima pertanyaanku yang tiba-tiba.

 

“Ah? Gak, kenapa?”

 

“Ya, barang kali ada janji lain. Mita anaknya suka molor alo janji.” Jelaskan.

 

“Oh… gak apa-apa tenang aja.” Ucapnya tak lupa dengan senyumnya.

 

Senyumnya selalu manis. Mampu meluluhkan hatiku yang tadi sempat terasa panas. Hei, apa aku bilang? Panas? Kenapa?ku geleng-gelengkan kepala mencoba menghilangkan pikiran-pikiran aneh itu.

 

“Kenapa lo?” tanya Rian heran mendapati tingkah ku yang seperti kesasukan sesuatu (?)

 

“Ah… ga apa-apa. Hehe… oh iya, mamah nyuruh kerumah.”

 

“Oh ya? ^_^ Ok… Ok… pasti aku dateng.”

 

“Maaf bikin kalian nunggu lama.” Akhirnya Mita datang.

 

“Nih!” tanpa basa-basi aku serahkan buku pensanannya

 

“Hehehe… makasih yan” ucap Mita sambil memelukku singkat.

 

Rian bangkit dari duduknya.

 

“Ayo pulang, Yan! Mita uda dapet bukunya kan?”

 

Aku segera berdiri

 

“Hai! Ngobrol dulu ke, gue baru dateng loh.”

 

“Lain kali aja ya, Mit.” Ucap Rian melempar senyum andalannya.

 

Mita hanya mendengus ditempat.

_ _ _

 Rian gak bisa dateng kerumah. Saat keluar dari cafe, dia mendapat telpon dari tantenya. Dan memintanya segera pulang. Hh… sayang sekali, padahal harusnya aku sedang melahap puding buatan dia sekarang.

 

 Gadis itu siapa? Pikiran ku kembali pada kejadian di toko buku tadi, gadis itu tampak senang. Ya, walau Rian menanggapinya dengan biasa. Eh… tunggu! Gak. Setelah aki datang dan mereka merasa dipergoki Rian jadi bersikap malu-mali gitu.

 

“Astaga” ku geleng-gelengkan kepalaku mencoba mengusir semua yang kupikirkan tadi.

 

“Hufh… ini bukan urusan gue kan. Mau Rian deket ma siapapun” ucapku menenangkan diri sendiri.

 

Ya, ini bukan urusanku. Toh selama ini dia memang selalu di kelilingi banyak gadis yang menyukainya, harusnya aku terbiasa dengan itu.

Ku langkahkan kaki ku menuju kamarku. Yang harus ku lakukan sekarang hanya tidur.

_ _ _ _

 

TBC_ - - -^^.

 

gimana ama part#2 ini?? 

hadduuuhh, aku terima apapun komentar kalian,, 

jangan lupa komen nya, buat semangatku di part#3 hehee

 

yg udda baca makasihh,,

yang RCL aku ngucapin makasiiih banyaakk,, semoga jalanmu selalu di berkati allah swt aminnn..

haha


sebelumnya ioni udda saya terbitin di fb saya,,
Thathy Ichira Namikaze

Kamis, 08 Desember 2011

100 facts about yesung

annyeong haseyo,,,
tadi aku lagi iseng2 jalan2 di blog orangmm ehh nemu ini di http://sujufemm.wordpress.com,, jadi aku coppy gpaa ya,,

1. Ia pernah menjadi host sebuah radio dengan progam radionya sendiri, M.I.R.A.C.L.E for You.

2. Tanggal 6 November 2005, Yesung bergabung dengan Super Junior 05 (Generasi pertama Suju)

3. Bulan November 2006, Yesung ditempatkan di subgroup yg pertama, yaitu Super Junior- K.R.Y, dan dia sebagai leader nyaa >.<

4. Pada tahun 2008, Yesung menjadi member Super Junior-Happy.

5. Pada tanggal 10 Mei 2008, Yesung masuk rumah sakit karna roboh abis lari 70 km untuk acara Charity Martahon. T_T

6. Tanggal 8 Agustus 2008, Yesung masuk rumah sakit lagi gara2 jatuh dari panggung yg tingginya 1,5 meter pas latihan untuk performance di acara KBS music . T_T

7. Yesung menyanyi solo untuk lagu Love really hurts sebagai theme song drama korea Tazza yg mulai pd tgl 16 September 2008.

8. Yesung juga menyanyikan solo theme song drama korea Cinderella’s Sister yang berjudul It’s has to be you pada bulan maret 2010.

9. Dia juga bernyanyi duet dengan Luna, menyanyikan theme song drama korea President, dengan lagu yg berjudul Loving you pada bulan desember 2010

10.pada tanggal 31 januari 2011, Yesung lagi-lagi menyanyikan theme song drama korea, yaitu Paradise Ranch, dengan lagu yg berjudul Waiting for you. *banyak amat ya nyanyi thame song’a

11. tahun 2010, Yesung pernah jg jadi Host berdua dgn Leeteuk untuk acara baru MBC Love Chaser.

12. pada tahun yg sama (2010) Yesung direkrut menjadi mc program MUZIT (a musical talk show)

13.Musim Panas 2007, pertama kali Yesung berakting dlm acara komedi Super Junior yg berjudul attack on the Pin-Up Boys.

14. tahun 2009, Yesung memerankan tokoh Jung Myung-soo dlm drama musikal South Korean Mountain Fortress.

15. Tahun 2010, yesung berdua dgn sungmin kebagian peran dlm drama musikal Hong Gil Dong.

16. pada tahun yg sama juga, yesung lagi2 kebagian peran dlm drama musikal Spamalot.

17. pada tahun 1999 yesung ikut dlm kompetisi menyanyi Chun-an, daaan menang!!!! horeee *\(‘o’)/*

18. tahun 2001, ibunya yesung mendaftarkan yesung pada audisi Starlight Casting System SM Entertainment tanpa sepengetahuan yesung. hahaha

19. Tahun 2010, lagu It has to be you masuk dlm nominasi Cyworld Digital Music Awards (won), dan 25th Golden Disk Awards(just nominated).

20. tahun 2011, lagi2 lagu It has to be you masuk sbg nominasi Cyworld Digital Music Awards dan memenangkan nya. yeeyy !!! xD

21. Yesung oppa orang nya parnoo bangett, bener2 penakuut, takut sm hantuuu,huahaha xD

22. yesung oppa itu narsiiss gilak!! suka berfotooo!!! jagoo banget soal potret memotret, ahaha. jepretan dirinya sendiri *dia ngejepret sendiri* hasil nya baguuus looh! haha

23. Yesung tidur sekamar dengan ryeowook. Yesung emg plg dekat dengan ryeowook, dan mereka berdua merupakan couple dlm suju’s family nama mereka berdua digabung menjadi Yewook.

24. dalam Super Junior-KRY, yesung lebih dekat dengan ryeowook. tapi kalo di Super Junior yesung juga deket sama kyuhyun :)

25. Yesung sering d bully oleh member lain, yg paling sering ngebully yesung adl kangin -__-

26. Yesung dijulukin si kepala besar oleh anak2 suju, dan dia suka protes kalo d panggil gitu, gini nih kata yesung oppa : ” Tolong berhentilah memanggilku big head yesung, kepala ku tidak besar”. hahaha ~.~

27. Tipe cewek ideal yesung: cewek polos, muka baby face, kepribadian polos

28. Yesung oppa makan nya sedikit, tapi sering. (sama aja boong) haha

29. Yesung oppa suka ngedance abstrak gituu a.k.a ga jelas, wuahaha. sumpaah aneeh! haha

30. Yesung pengen jadi Bisnisman kalo udah pensiun.

31. Yesung oppa pernah ngomong 2 jam nonstop dlm sebuah acara, dan pada saat penanyangan, ternyata bagian yesung dipotong 90% !!! wuahaha *lol*.

32. Yesung oppa pernah nangis dimarahin petinggi SM ini semua gr2 yesung ga punya byk fans

33. Yesung oppa punya kebiasaan suka ngeraba2 wajah orang, ngeraba2 bibir orang. dan kebiasaan itu paling ga disuka member2 suju lainnya. *kebiasaan yg aneh* haha. kata shindong, yesung punya touching syndrome (emg ada ?? haha) yesung paling suka nyentuh philtrum (lekukan diatas bibir) org lain. philtrum favorit yesung adl philtrum nya siwoon -__-” wuahaha*lol*. oleh karena itu yesung oppa juga punya julukan: Mr.Philtrum hahaha xD

34. Yesung oppa punya suatu keunikan pada waktu tidur, dia suka pindah2 tempat tidur setiap 20menit. Pindahnya ketempat tidur member lain, bukan cuma numpang tidur, tp jg ngeraba2 bibir member lainnya. wuahaha aneh bgt yaa ~.~

35. Menurut member suju lainnya, yesung adalah member terseram+aneh. *lol*

36. Yesung oppa suka megang2in wajahnya kyuhyun. *dicubit2, digrepe2in, haha*

37. Yesung oppa paling suka musim gugur.

38.yesung oppa paling suka dgn warna merah!

39. Yesung oppa itu cerewet bangeeet, hobi banget ngoceeh

40. Yesung oppa punya peliharaan kura-kura yg bernama Ddangkoma ( Little Sweet Potato) !!

41.Yesung itu sangat menyayangi ddangkoma. buktinya yesung suka sedih tiap kali ingat kalo usia kura-kura bisa mencapai 80 taun. Yesung takut,, jika seandainya dia meninggal siapa lagi yang akan merawat ddangkoma?!!

42. Yesung suka ngajak ngobrol ddangkoma, tp ddangkoma hanya terdiam membisu *jiaah, ya iyalaah,haha*, yesung akhirnya cuma termenung smbil ngeliatin ddangkoma, dan ternyata Eunhyuk ngeliat dan lgsg nanya, “hyung!! Ada apa??” trus yesung jawab, “kupikir dengan memeliharanya bisa mengurangi kebosananku tapi sejak memeliharanya, sepertinya aku malah semakin bosan.” -__-” ckck, haha.

43. Kebiasaan2 aneh nya yesung, kemungkinan besar diturunkan oleh ibunya, hahaha. Ibunya yesung sering dateng pagi2 ke dorm anak2 suju trus nyiumin mereka satu persatu, wuahaha (pdhl anak2 suju kalo tidur suka pake boxer doang).

44. dalam pertemuan org tua anak2 suju, wktu ngobrol2 Ibunya yesung pernah ngomong gini dgn ayah nya kangin, ” Hai,, kamu kan seumuran sm saya! Ayok kita berteman!” lantas saja ayahnya kangin langsung shock dan tdk pernah mau dtg lg dlm acara pertemuan org tua member suju. wuahaha*lol*

45. Yesung pengen banget ke Kanada.

46. Saat makan, yesung oppa punya keunikan yg khas, yesung suka memegang sumpit saat mengangkat pinggir makanan.

47. Saat Sma, yesung ngebela-belain nabung buat beli radio. Setelah berhasil membeli radio, eh nilai sekolah yesung jadi menurun, akhirnya ibu yesung membuang radio itu. yesung nangis2 dan mau kabur dr rumah -__-” ckck. haha

48. Yesung termasuk member yg paling gila dan ga tau maluuu xD haha

49. ” annyeong haseyo!, aku adalah member dengan suara paling indah di Super Junior..” <– cara perkenalan diri yesung oppa di tv.

50. Yesung oppa sangat sulit diprediksi. Dan memiliki sifat yang ga jauh beda dengan heechul yaitu hancur, gila dan sinting. wuahah

51. Saat suju pertama debut dgn single pertamanya “twins”, yesung tdk pernah tertangkap kamera tv, dan itu membuat dia kecewa. tp setelah 3 minggu debut, ada sesi wawancara yg mengclose up shot yesung !!! dan malam harinya, ibu yesung langsung nelpon ngmg: “anakku!! akhirnya mukamu muncul di tv!!” wuahaha LOL *ngakak*

52. di film pertama Suju, attack on the pin-up boys ada adegan lempar2an poop, semuanya berteriak “aarrgghhtt!!” sedangkan yesung malah berteriak manggil “ommaaa!!!”. waktu ditanya kenapa? katanya “sceneku sangat sedikit, hanya beberapa menit. aku khawatir, sedikit saja ibuku lengah menonton film ini, ia pasti tdk akan melihatku, karna itu aku memanggilnya, siapa tau ia mendgrku” Hahahaha

53. Eunhyuk paling ga mau masuk kamar yesung. Menurut eunhyuk kamar yesung memiliki aura berbeda. ~.~ *aura serem kali yaa* haha

54. Begitu juga Menurut siwon, “Jika yesung berada dibelakangmu, auranya akan berbeda sekali, hawa dingin akan terasa”. hahaha, emg gimana aura nya? kayak ada hantu gitu yaa? hahaa

55. selain punya karakteristik suara yang kuat, yesung juga merupakan salah satu penari terbaiknya Super Junior.

56. Tingkah laku yesung oppa bener2 konyol! haha, bukan karna kata2nya yg bikin ketawa-ketawa ga jelas, tp cm dgn ngeliat gerakan badannya aja udah bikin kita ngakak!!! hahaha

57. Yesung paling suka ngoleksi kalung, cincin dan gelang yang harganya selangit. wuiihh

58. Yesung oppa kayak batuu !! Pernah waktu member Suju ikut acara EHB, para member diberi gas tertawa yang bila kita menghisap gas tersebut, maka kita akan tertawa. Tetapi ketika Yesung yang mencobanya dan ia hanya berkata “Aku ngantuk” haha

59. Saat kecelakaan yang menimpa Suju tahun 2007, Yesung menangis atas kecelakaan yang menimpa Leeteuk, Eunhyuk, Shindong, dan Kyuhyun. Dia bahkan berkata pada Leeteuk agar jangan khawatir sebab ada dirinya yang akan menjaga seluruh member Suju. Dan melihat keadaan Kyuhyun yang paling parah itu Yesung tidak kuat menahan tangis. Yesung termasuk member yang cukup akrab dengan Kyuhyun, dikarenakan usia Kyuhyun yang hanya berbeda setahun dari adiknya sendiri. Kata Yesung “ Kalau kau sembuh, aku tidak akan marah lagi meskipun kau selalu berbuat iseng padaku.”

60. Di kamar Yesung ada hair dryer, catokan dan bando pink garis2. tentu saja semua member tidak perlu beli karena mereka bisa pinjem yesung. Bandonya itu buat cuci muka.

61.First kissnya waktu Yesung kelas 2 sma.

62. Sifat Yesung sendiri yang awalnya dikenal pendiam, sebenarnya belum nampak. Sifat aslinya yang aneh dan gila dan tidak tahu malu itu muncul juga di Super Junior E.H.B. apalagi saat dia melakukan tarian cumi-cumi dan Octopus dance dengan gilanya yang membuat hasil pengukuran kedua malah lebih jelek dari yang pertama. Scene di E.H.B. yang gila-gila memang kebanyakan dilakukan oleh Yesung

63. Yesung ini punya small fingers looh ! imuuut banget nih jari2 nyaa, ga pantes ama muka nya yg kereen, huehehe >.< *kayak tyrex dong! tyrex gede kan badan nya, tp tangan nya mungil* hahahaha :D

64. Yesung ga bisa minum alkohol, otomatis dia ga minum alkohol doong

65. sekarang kura-kura keduaa ! yesung oppa beli lagi niih, namanya Ttatkoming, buat nemenin ttatkoma yaaa :)

66. Yesung bisa niru suara siwon, Donghae, dan Kangin dengan sempurna

67. Ukuran sepatu yesung 260-270

68. Kebiasaan buruk yesung! kalo mandi pasti selalu lupa bawa handuk, dan waktu mau ngambil handuk nya, dia lgsg aja keluar dr kamar mandi *ga pake apa2* ASTAGAA!! OMYGOSH!

69. Yesung bener2 iri dgn badan nya Siwon.

70. kalo yesung oppa make topi, rambut yg ga ketutupan sm topi tetep d dandaniiin

71. pas lg ada tur, yesung sllu minjem semua kunci kamar dr anak2 suju dgn manager, trus dia bakal masuk kekamar anak2 suju satu per satu pas mereka tidur. *mau ngapain coba? pasti megangin bibir mereka yaa? -__-”)

72. Yesung mau honeymoon ke Kanada

73. waktu masih kecil, hobi Yesung mengoleksi serangga. haha

74. Cyworld nya yesung oppa : www.cyworld.com/ys1106ys

75. Yesung punya tanda lahir berbentuk pulau Jeju di perutnya.

76.Star Golden Bell mengatakan, Yesung menduduki peringkat ke-622 dunia dlm daftar penyanyi yg paling dicari dlm mesin pencari.

77. Waktu SuperShow3 di Singapore, Yesung di lempar lightstick oleh penonton T_T

78. Yesung paling cepat merubah ekspresi wajah nya. dr ketawa terbahak2 trus 1 menit kemudian wajah nya lgsg berubah dingin *cool cool gimana gitu* huahaha

79.oh iya.soal touching syndrome nya Yesung lg, setiap SJ bersiap mau live show di suatu acara pasti Suju bakalan doa dan tos bersama, trus setelah tos selesai Yesung pasti memegang dan menahan salah satu tangan member Suju dan bilang ke orang tsb seperti ini “Kamu akan beruntung hari ini” *Kok rada2 serem gitu yaa* hahahaha xD

80. Yesung punya suara yg tinggi, khas, seksi serta sangat menyentuh hatii,

81. Yesung punya adik cowok, nama nya Kim Jong Jin, rada2 mirip yesung

82. Yesung dan orangtua nya berhasil mendirikan sebuah usaha restoran yg bernama Babtol yg berlokasi di Hongdae

83. Member yg paling akrab sm Yesung kan Wookie yaa.. nah, kalo wookie nangis, yesung bakal senyum2 sendiri, udah tuh beberapa menit,yesung bakal ikutan nangis juga ~_~ (lho?? haha)

84. Yesung bisa maen piano

85. Cinta pertama yesung waktu dia duduk d kelas 2 SMA,

86. Yesung pernah ngigau menyanyikan sebuah lagu. (ngigau= melakukan aktivitas saat sedang tidur)

87. Yesung sangat sayang dengan ibu nya, dia menangis sambil menceritakan soal ibu nya saat di acara Super Junior-Happy.

88. Yesung merupakan salah satu member pelawak di Super Junior

89. Yesung oppa pernah menggantikan member Jonghyun dari SHINee d saat pertunjukan menyanyikan lagu RING DING DONG

90. Pernah dimarahin sama —— gara-gara pakaiannya. Gini nih ceritanya, waktu mendukung KORSEL di World Cup. Para member Suju memakai pakaian yang bertemakan dengan Red Devil. Begitu juga dengan dengan Yesung. Tapi, —— complain pada Yesung karena tak seharusnya ia menggunting bagian bendera. Tapi untung saja dengan cepat SME membela Yesung dan mengatakan bahwa itu hanya untuk membuat bendera tersebut cukup dengan leher Yesung. ( kadang2 SME baik juga yaaa ~.~)

91. Yesung juga sedikit geniit

92. menurut saya pribadi niih, kemungkinan besar, yesung ga pernah operasi plastik kyk artis2 korea lainnya. muka masih original !!! masih sipit, huehehe xD

93. Tahun 2012-2014 nanti yesung bakal vakum dr super Junior T__T karena harus wamil

94. Pernah sekali yesung ngaku kalo dia kagum sm artis korea yg bernama Moon geun Young.

95. Yesung oppa dikenal sebagai idola yg sangat berbakti kepada orang tua nya

95. Yesung oppa kalo nyanyi energic banget looh, maksimaaalll, fokuus bgt !!! kita bakal gemes sendiri ngeliat yesung oppa lg nyanyi, pas lg nyanyi, aura nya keluaaarr!!! keliatan seksi juga pas lg nyanyi, huehehe

96.Yesung oppa punya senyum yg bener2 manis, kalo lg diem imuuut, bikin meleleeeh T_T

97.fhoto Yesung oppa pernah masuk majalah Swiss “BLICK” yg mengatakan bahwa yesung oppa adalah anak presiden korea utara Kim Jong Il, Kim Jong Woon (nama anak presiden korea utara juga Kim Jong Woon) dan mereka seumuran) hahaha!!yg parahnyaa! artikel tentang rencana presiden Kim menyerahkan kepemimpinannya kepada sang anak jadi headline utamaa!!! hahaha*ngakak* masak reporter ga heran poto anak presiden sekeren yesung >.< haha xD *nb: yesung itu org korsel, bkn korea utara, ingat yaa ingat* hehe

98. Yesung oppa sekarang punya 3 kura-kura looh, Trio kura-kuraa, hehehe

namanya Ttatkomaeng, bayi kura2 yg baru bergabung dengan kura-kura yesung oppa yg lainnya :) yang kompak yaa, hehe *saya suka yesung salah satunya karna dia sayang dgn hewan peliharaan :) *

tulisan yesung di cyworldnya:

“ttatkomaeng adalah bayi kura2 yang baru saja bergabung dengan ttatkoma yang sudah mulai berkembang menjadi dewasa dan ttatkoming yang selalu malu malu. Hyung sudah memberikanmu rumah besar jadi baik-baiklah kalian dan tumbuh dengan sehat”

99. Pelajaran favorit yesung oppa adalah Penjas dan spelling dan pelajaran terakhir yg disukai yesung oppa adl mtk!! huahaaha

100. Juara kelas tertinggi yg pernah didapat oleh yesung yaitu juara 2 dan yg terendah yaitu juara 22, hahaha xD, gpp.. mknya rajin belajar yaa, heh


Credit :_yan_@fb | Share by @sujufemm

TAKE OUT WITH FULL CREDIT

Sabtu, 03 Desember 2011

-it's me, will be yours- (part#1) ^^

author: Rodianti ^^


"Sahabat akan lebih indah jika untuk selamanya..

Forever selamanya……^^."

__Rodianti^^

 

SATU…

Siang ini kelasku sungguh sangat sial, pelajaran akhir adalah matematika. Ada saja staf yang salah menempatkan jam pelajaran. Seharusnya mtematika diisi pagi hari, saat otak dan pikiran kami sedang fresh-freshnya. Rian yang sedari tadi terus melirik  jam tangannya hanya bisa duduk pasrah menunggu Bu Tika hengkang dari kelas. Bel sudah meraung-raung sejak 5 menit yang lalu, namun sangat perlu bagi guru ini menyelesaikan materi yang sudah dia siapkan untuk hari ini.

 

“kapan ni orang selasai, udah laper berat nih gua!” gerutu rian yang memang tak sempat makan saat istirahat tadi.

Aku hanya diam menanggapi gumamannya yang lebih tepat di sebut protes.

“Heh!! Ngomong kek loe, diem ajah!” protesnya tak terima dirinya menjadi kacang kosong.

        “Kenapa sih? Bentar lagi juga pulang, sabarlah.”

         Rian hanya diam menerima mentah-mentah jawabanku yang sangat tidak memuaskan.

         Perlu diketahui bahwa Rian anak yang amat manja hanya pada teman-temannya saja, dirumah dia lebih banyak diam dan melakukan hal yang dia ingin. Pemurung dan kadang tindakannya tak dapat di pikir dengan akal sehat. Pernah suatu hari dia sembunyikan semua kunci ruangan dirumahnya hanya karena orangtuanya tak menghadiri acara kenaikan kelas saat SMP kelas 8. Dia juga pernah membuat taman belakang banjir karena sengaja tidak mematikan kran air yang biasa dipakai untuk meyiram tanaman. Alsannya sangat sepele, dia ingin ikut ke kantor ayahnya. Kalau yang ini saat dia berusia 9 tahun.

           Rian sahabatku memang sangat unik, aneh, penuh kejutan. Namun tak banyak orang yang mengenal jauh dirinya. Siapa dia, apa keinginannya, hanya Rian dan Tuhan lah yang mengetahuiya. Orang tua nya sangat jarang ada di rumah. Ibunya designer dan ayahnya seorang pengusaha. Hampir setiap hari mereka tak pernah bertatap muka. Saat Rian tak di rumah pun kedua orangtuanya tak mengetahui keberadaannya, malah mereka selalu mengira dia sedang belajar dan tak ingin mengganggu. Mereka salah besar, pernah suatu hari Rian berkata padaku bahwa dia sangat ingin orangtuanya berhenti bekerja walau hanya satu hari saja. Rian yang hanya anak semata wayang bukan hanya kesepian karena orangtuanya tak bisa selalu berada saat dia sendiri dia juga sering merasa iri pada teman-temannya yang kebanyakan mempunyai kakak dan adik, satu-satunya hal yang bisa di banggakan dari Rian adalah otaknya. Dai termasuk anak cerdas di sekolahnya. Smart, keren, ganteng, tajir, tapi kesepian.

 

             Oops! Ganteng? Heemm ya memang iya sih. Gimana gak ayahnya ajah cuakep banget turunannya ya pasti gak jauh dari kata genteng , keren, cakep, hehehe. Normal donk kalau aku bertanggapan seperti itu. Dia juga termasuk anak populer di sekolah. Fansnya banyak dan sukai guru-guru. Dia sudah banyak menyumbangkan berpuluh-puluh piala. Dari kategori akademik sampai olahraga. Jadi kalau aku bilang “SIAPA YANG MAU JADI PACAR RIAN?” berani taruhan semua cewek pada mau deh. Tapi yang suka sabar aja ya. Bukanya bikin kalian pesimis memang dia agak sedikit kurang waras kayanya. Udah banyak cewek cakep yang rela ngasih apa ajah cuma buat memikat hati seorang Rian tapi apa imbalan buat mereka “Maaf ya gua belum minat punya cewek.” Bisa aku bayangin gimana perasaan mereka. Pasti sakit banget. Tapi anehnya meskipun begitu mereka tak pernah jera untuk terus mencoba.

                “Ngapain loe cengengesan gitu liatin gua. Buruan pulang, Miss Tik udah keluar tuh.”seru rian saat menyadari sedari tadi dirinya ku perhatikan. Jadi malu sendiri hehehe

                “Mau langsung pulang?” tanyaku

                “Makan dulu lah. Loe gak tau sedari tadi gue uda kaya korban bencana alam. Laper banget! Tuh Miss Tik kaga keluar-keluar lagi. Loe juga ngapain liatin gua mulu sedari tadi.” Gerutu rian panjang lebar.

                “Ikh sapa juga yang merhatiin loe, kepedean banget!” kilah ku asal-asalan.

                “Alah ngeles lagi loe ngaku ajah!”

                “Yeehh maksa. Orang gua lagi liat si Danu ama Ajo :p”

                “Gua tau kok kalo gua cakep, gak usah diliatin gitu napa?” Pedenya mulai keluar.

                Heuukk nyesel gua tadi mikirin yang bagus-bagus tentang loe.

“Aww.. sakit,yan!” keluh Rian ketika menerima jitakan tak terelakan dariku.

“Suruh sapa kepedean! Udda ayo pulang! Katanya laper.” seruku sambil berlalu meninggalkan Rian sendiri di ruang kelas.

“Ehh.. Dian! Tungguin gua!”

___________*********__________

 

                “Harusnya loe kaga usah sok-sok an bawa motor kalo kaga ada nyawanya sih! Ngerepotin tau gak!!” protesku sambil mendorong motor Rian ke SPBU.              

                “hehee sorry, yan. Gua kaga tau kalo bensinnya abis. Udda donk bentar lagi juga nyampe tempat bensin, SPBU ato yang eceran. Sabarlah! hehee”

                “Hhmmm iya iya!”

                “Heeehehe gitu donk! Nanti gua beliin novel yang loe pengen deh. Gimana?” rayunya.

                Gini nih enaknya punya sohib ortunya tajir. Hehehe tapi tentu saja aku tak pernah dengan sengaja minta sesuatu dari dia. Kalo di paksa saja baru aku mau. Hehe mubadzir!!

                “Alah…paling juga lo minta ganti ama Kaset Film. Sama ajja gua yang beli sendiri.” Sedikit jual mahal toh haha

                “Hehehe yang itu mah dulu, ini mah gak deh.”

                “Gak percaya gua!”

                “Gini deh, gua kasih maximal 2 buku masing-masing jangan lebih dari gocap gimana? Tapi nanti lo traktir gua makan ya?! Hehehe..”

                “heeukkh tetep. Apa bedanya ama yang tadi gua bilang. Eh uda keliatan tuh SPBUnya!”ujarku yang tak di hiraukan oleh rian karena dia sibuk mencari ponselnya yang berdering tanda ada panggilan masuk.

                “loe yang bawa ya, yan. Tante telpon..” pintanya yang di sambut dengan anggukan pelan.

                “Berapa mas?” tanyanya pada petugas SPBU setelah selesai menerima telpon.

                Aku yang melihat raut mukanya yang tiba-tiba berubah setelah menerima telpon tantenya hanya bisa menebak bahwa hari ini acara makan dan beli buku gak bakal jadi.

                “Yan sorry nih, tante gua minta jemput sekarang. Besok deh gua janji. Beneran deh, yan. Ya ya, sorry banget. Darurat!” pinta rian setengah memohon. Jadi gak tega.

                “ya gapapa, gua ngerti kok.. J”

                “Bener ya gapapa. Allo lo gak terima protesnya besok ajah, ya. Ayo naik!”

                “Loh? Katanya Darurat. Buruan atuh kesana!”

                “Kan jalanya ngelewatin rumah loe, sekalian. Ayo!”

Satu hal lagi yang membuatku merasa sangat beruntung bisa dekat dengan Rian. Dia tipe cowok yang bertanggungjawab yang tak akan tega meninggalkan seorang gadis pulang seorang diri. Katanya “bahaya allo cewek pulang sendirian, jarang ada yang mau tanggungjawab kalo ada kejadian apa-apa” heuummh bener-bener nih anak. Cuma orangtuanya ajja yang amat tidak beruntung karena tidak menyadari bahwa putranya sudah tumbuh dewasa. Bukan lagi anak kecil yang harus selalu di beri pengarahan sebelum melakukan sesuatu.

“kayanya seharian ini loe doyan banget bengong ya.” Ujarnya membuyarkan lamunanku.

“ohh udah sampe?” tanyaku

“Dari tadi gua panggil-panggil loe kaga nyaut-nyaut. Buruan turun! Buru-buru nih gua.”

“yee gak ikhlas amat sih nganter gua!”

“sorry sorry.. eh gua gak mampir dulu ya besok-besok ajah. Salam buat tante.”

“siapa juga yang mau nawarin loe mampir. Pede banget! Uda sana balik! Katanya buru-buru.”

“ya udda gua cabut ya! Daaahh…”

Begitu say good bye dia memacu motor kesayangannya tanpa memerdulikan omelan orang di jalan yang kesal dengan cara berkendara Rian. Aku hanya bisa geleng-geleng kepala melihat kelakuannya. Entah kenapa aku jadi punya kebiasaan memandangnya sampai dia hilang dari belokan.

___********_____

 

Jika diingat-ingat lagi awal aku bisa kenal dengan Rian saat aku masih kelas 3 SD. Aku yang saat itu menjadi murid baru masih merasa asing dengan sekolah dan kelas baruku. Rian lah anak pertama yang ku kenal. Hari pertama aku masuk disekolah baru hanya dia yang mau mengenalkan aku dengan yang lainnya. Dia anak yang baik meskipun kadang keterlaluan kalo becanda.

Satu hal yang mambuatku percaya padanya karena dia selalu memperlakukan ku layaknya seorang gadis cilik. Banyak yang mengira aku laki-laki hanya karena aku tak pernah mengenakan anting-anting dan rambutku tak pernah terlihat panjang.  

Pernah suatu hari aku benar-benar marasa sangat dekat dengannya. Ini benar-benar kejadian yang sangat langka. Baru kali ini aku melihatnya menangis. Rian yang terkenal dengan keaktifannya menangis tersedu-sedu di depanku. Itu saat perayaan ulangtahunku yang ke 10 tahun. Saat itu aku baru tahu kalau tanggal kita di lahirkan ternyata sama 11 juni.

“mamah sama ayah belum pulang. Harusnya aku yang undang kamu. Hari ini aku juga ulangtahun, yan. Mamah sama ayah cuma ngasih hadiah ajah, mereka gak pulang.” Ujarnya sambil sesenggukan.

Saat itu aku melihat sisi lain Rian yang teramat kesepian. Entah dapat keberanian dari mana aku mengajaknya untuk meniup lilin bersama-sama.

“ulangtahun Dian ulangtahun Rian juga. Rian bias minta tolong mamah buat bikin kue ulang tahu. Rian jangan nagis lagi. :)”

Ucapanku disambut oleh senyuman termanis Rian yang pernah aku lihat. Dari situlah kami selau merayakan ulangtahun bersama di rumahku. Rian sangat menyukai kelurgaku begitupun sebaliknya. Keluargaku sangat menyukai Rian. Kami sudah sangat akrab. Sering melakukan hal menyenangkan bersama, dari bersih-bersih rumah sampai piknik. Rian sudah seperti saudaraku.

“Rian nya gak di suruh masuk?” tegur mamah membuyarkan lamunanku.

“hmm apa mah?” tanyaku

“hh kamu ini masih siang begini uda melamun. Kamu gak ajak Rian masuk?” ulangnya bertanya padaku

“ada urusan mendadak, mah jadi dia langsung pulang” jelasku singkat.

“owwhhhh…”

Mamah lah yang sangat menyukai Rian, karena dia selalu mau melakukan hal yang mamah pinta. Oh iya. Rian jago masaak loh, makanya mamah makin suka. Pasti akan manjadi suatu keharusan bagi Rian mambantu mamah kalo dia main ke rumah. Jujur saja kadang aku merasa perhatian mamah terlimpah pada Rian. Tapi bukankah Rian berhak mendapatkannya, dia anak yang tak seberuntung aku.

“masuk yuk mah!”ajak ku yang rupanya lumayan mengkagetkan dia.

“eh.. iya. Ayo! Mamah udda masak. Kamu belum makan kan?” kalimat itu yang selalu mamah ucapkan kalo aku pulang.

 

_______******______

 

 

 

DUA…

                Hanya loteng dan computer ini yang selalu bisa obtain penat gue. Oh iya, gue Rian. Anak semata wayang yang selalu kesepian. Itu dulu, sekarang gue gak selalu merasa kesepian. Diluar sana ternyata banyak hal yang bisa gue liat dan gue coba. Dian sahabat gue yang ngenalin semua itu. Tentang arti dari kepedulian dan semua hal yang menyenangkan.

                Dian yang orang lain lihat mungkin lebih pendiam, tapi yang gue tahu dia sangat peduli. Kita udah kaya sodara kembar beda dunia yang di pertemukan kembali sekitar 7 tahun yang lalu.

                Nyokap ama bokap gue gak pernah lama keliatan di rumah. Mereka masing-masing sangat sibuk, sampai mereka lupa kalo di rumah ini selalu ada putra mereka yang menunggu kepulangan mereka. Atau mungkin mereka sudah lupa kalo punya anak yang namanya Rian. Gue sempet mikir mereka berdua uda punya keluarga baru di luar sana. Bayangin ajah pagi-pagi gue bangun mereka uda pada pergi. Malem gue tungguin sampe ketiduran mereka baru pulang. Pernah gue bilang ama mamah kalo gue pengen punya adik tapi yang ada dia malah ketawa. Padahal gue amat serius. Di rumah ini gue Cuma di temenin bi Darsi ama Pa Hasan. Mereka buerdua udah gue anggep orangtua sendiri. Karena memang mereka yang ngerawat gue sedari orok ampe gue segede gini.

                Seharusnya hari ini gue pergi ama Dian tapi ada hal lain yang lebih darurat dari itu, tante gue dateng. Dia minta gue jemput di stasiun, gak tahu siapa yang utus dia ke sini.

                “Udah lama tante?” tanyaku setibanya di stasiun.

                Dia hanya mamberikan seulas senyum yang menenangkan, senyumannya selau bisa membuat orangyangmelihat ikut tersenyum.

                “Belum kok, tante baru nunggu 10 menit.” Jawabnya ramah.

                “Tante tiba-tiba dateng ada apa?” tanyaku akhirnya. Jujur saja gue penasaran banget, biasanya gue yang datengin dia ke Solo tentu ini hal yang amat janggal buat gue.

                Belum ada jawaban sampai setelah kita berada di taksi. Tante gue emang gak banyak omong. Misterius tapi nyenengin.

                “Nenek kamu yang minta tante kesini. Lagipula tante juga rindu sama teman tante disini, di rumah sepi, Ri. Tahu sendiri anak-anak tante semuanya sudah punya keluarga. Punya kehidupan  masing-masing, jadi daripada diem dirumah Cuma ditemeinin Miko (kucing peliharaan tante) mending kesini kan” jawabnya panjang lebar.

                “Owh Rian kira tante ada perlu sama mamah” tebakku kemudian.

                Tante gue emang kalo cuma ada perlu bisnis ama mamah baru deteng kesini.

                “Tadi kamu lagi sama siapa? Dian? Temen kamu?” tanyanya sedikit mengingat-ingat orang yang di maksud. Gue emang sering nyeritain Dian sama tante. “Tante gak ganggu acara jalan kalian nih?” lanjutnya

                “Ya lumayan lah tan, padahal tadi itu Rian bakal makan gratis,tan. Eh malah minta jemput.” Jawabku dengan sedikit nada kecewa.

                Tante mengacak-ngacak rambut gue. Kebiasaan dia kalo gue mulai becanda.

                “akh tante, berantakan kan jadinya..”

                “manja kamu ini, ya sudah kita ke rumah dian sekarang.” Ajaknya.

                “loh? Gak kerumah dulu tante?”

                “Gak usah. Sekalian tante pengen kenalan sama temen kamu itu, dulu kan terakhir ketemu dia masih kecil. Ayo!”

                Tanpa banyak protes lagi gue cuma bisa mengiyakan ajakan tente.

                “Belok kanan ya pak.” Pinta gue ama supir taksi.

                “Baik mas.”

                “Rian telpon Dian dulu ya tante, biar dia stay di rumah.”

                “iya, terserah kamu ajah..”

                Segera gue keluarin ponsel dan menghubungi Dian. Nada tunggu masih juga berdengung.

                “hallo..” sapa Dian akhirnya

                “Yan, gue mau kerumah? Lo di rumah kan, jangan kemana-mana, okk!” ucap gue tanpa basa basi.

                “ehh, gue…”

                “udah ya pulsa gue limit, sampe ketemu di rumah lo ya.. daaahh.”

__________****__________

 

                “ini rumah temen mu itu, Ri?” tanya tante setibanya di depan rumah Dian.

                “iya.. ayo tante kita masuk!”

                Gue buka pintu pagar rumah Dian, hal ini uda biasa gue lakuin udah serasa rumah sendiri hehe. Setelah mengetuk pintu pemilik rumah pun menyambut dengan ramah.

 

                “ehh,, Rian, tadi Dian bilang kamu ada urusan.” Gitulah tante, gak pernah gak  ramah sama gue hehee

                “Tante, ini tante Restu.”hampir aja lupa alo gue kesini ama tante.

                “ahh,.?”tante Ann tampak berfikir ” aah..jeng Restu, apa kabar?”

                “masih inget saya rupanya..”balas tante tak lupa dengan senyumnya.

                Melihat mereka yang begitu sibuk sendiri bernostalgia karena sudah sangat lama tidak bertemu, gue hanya bisa garuk-garuk kepala yang gak terasa gatal.  

                Hhmm, kebiasaan bukannya tadi bilang mau ketemu Dian?

                “Tante, Rian masuk ya.”sela gue membuat keduanya kembali sadar ada yang sedang mereka anggurin.

                “ohh, iya. Ayo masuk! Sampe lupa, maaf ya Rian.”

____******___

                Dari balik jendela aku bias melihat Rian yang sudah disambut  mamah. Hh padahal aku harus keluar, tadi buru-buru aku batalin janji ku dengan Mita.

5menit yang lalu..

 

                Aku meraih tasku setelah merasa pas dengan apa yang ku kenakan. Tadi Mita memintaku menemaninya mancari kado untuk pangerannya yang menyebalkan itu.

                drrrtt .. drrttt.. drrttt.. aku meraih ponsel ku yang bergetar.

                RIAN^^, . begitu tahu siapa yang menelpon aku segera menakan tombol hijau dari ponselku.

                ““hallo..” ucapku langsung

                “Yan, gue mau kerumah? Lo di rumah kan, jangan kemana-mana, okk!” ucap Rian tanpa basa basi.

                “ehh, gue…”

                “udah ya pulsa gue limit, sampe ketemu di rumah lo ya.. daaahh.” Potong nya sebelum aku selesai.

                hh.. kebiasaan! Seenaknya aja nih anak.

                Sedetik kemudian aku langsung mengirimi Mita pesan

To   : Mithaa^^

Tha, aq da urusan ngdadak, sorry ya ^^ hehe

 

                Send. Ok.

                Sekarang Rian sudah ada di depan rumah, menggaruk kepalanya yang sama sekali tak terasa gatal. Emang enak dicuekin. Kadang aku merasa dia sangat menggemaskan saat wajahnya terlihat bodoh. Hah, ngomong apa aku?

                Sadar mereka hampi sampai rumah aku bergegas meninggalkan tempat dimana ku berdiri mengawasi mereka. Bisa kena ledek Rian aku, kalo ketauan ngintip dia.

                “Dian, ambilin minum gih, ada Riana ma tantenya nih.” Pinta mamah setelah aku duduk di sofa.

                “iya mah..”sahut ku tak lupa dengan senyum termanis ku hehehe.

                Aku pun segera meninggalkan ruang tamu menuju dapur. Entah apa yang mereka bicarakan ketika setelh aku meninggalkan tempt semula. Mereka tampak asyik dengan topik yang dibicarakan, ya aku hanya berharap bukan aku yang menjadi objek pembicaraan hehhee.

 

-TO BE CONTINUE...

_____________


cc: http://www.facebook.com/note.php?note_id=10150425590732243